Bertobatlah Ketika Lapang

Bertobatlah ketika keadaan masih lapang dan dunia masih melimpah, tubuh masih gagah dan pikiran masih jernih. Dan bertobatlah di saat seperti itu, sehingga setiap langkah kemudian masih sanggup dibuat bermakna dan tepat dimaknai.

Karena sesungguhnya di saat-saat sulit dan sempit, lemah dan kalut, terlalu banyak hal yang bisa dimaafkan dan dimaklumi. Di saat seperti itu banyak hal terjadi karena perasaan meneyrah dan tidak ada jalan lain. Bukan karena sebuah kesadaran yang tulus.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *